Rabu, 16 Oktober 2019

WAWASAN KEILMUAN TEKHNOLOGI DAN LINGKUNGAN



1.  Peran kemajuan ilmu pengetahuan dalam meningkatkan Kesejahtraan rakyat
      Tuntutan terhadap pengembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini semakin mengemuka. IPTEK dituntut mampu mencari berbagai alternative pemecahan masalah yang ada ditengah-tengah masyarakat dengan mengembangkan perilaku kritis, obyektif, dan rasional sehingga bisa mengetahui kebutuhan riil yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung.
        IPTEK bukanlah suatu system tersendiri yang hanya berada diruang penelitian dan laboratorium dalam sebuah menara gading yang terpisah dari masyarakat sekitarnya. Pada akhirnya, IPTEK harus mampu menjadi suluh penerang dan pedoman bagi seluruh warga masyarakat untuk bisa membawanya ke Indonesia yang gemilang. Dengan memperhatikan perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya pemanfaatan dan penguasaan IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai kesejahteraan bangsa.
        Peran iptek dalam membangun peradaban suatu bangsa telah lama diakui secara universal,peran berbagai negara menunjukan secara jelas bahwa iptek menduduki peran sentral bagi pertumbuhan dan bagi memperkokoh daya saing utama pada arena persaingan global.
       Perubahan ke empat pasal 31 ayat 5 uud 1945, yang berbunyi “pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”, perlu kita jabarkan dan terapkan dalam program pembangunan bangsa. Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha secara sadar untuk menyelidiki,menemukan dan meningkatkan pola pikir atau pemahaman manusia secara rasional dan sistematis dari berbagai segi kenyataan dalam alam. Ilmu pengetahuan menurut kami sangat penting dalam memajukan kesejahteraan rakyat. Dapat kita lihat juga pada uu pasal 31 ayat (5) yakni “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia”
            Untuk menciptakan kesejahteraan umum khususnya untuk menanggulangi kemiskinan menempuh 2 pendekatan yaitu,pertama adalah melalui mekanisme ekonomi.Melalui pendekatan ini ,pertumbuhan ekonomi yang kuat didorong diantaranya dengan memperluas investasi dan meningkatkan belanja pemerintah.Melalui pertumbuhan ekonomi yang kuat otomatis akan terjadi perluasan kesempatan kerja.Akibatnya akan semakin banyak warga negara yang memperoleh penghasilan.Melalui mekanisme ekonomi semacam ini peningkatan kesejahteraan umum dan penurunan tingkat kemiskinan terjadi.Pendekatan kedua,yang dilakukan pemerintah dengan membuka ruang bagi intervensi positif pemerintah untuk terlibat langsung dalam ;penurunan kemiskinan melalui berbagai kebijakan.Pemerintah terus menggulirkan progran-program prorakyat atau program untuk rakyat miskin dengan jumlah yang lebih besar dan dengan persebaran yang lebih luas.
            Saat ini,pemerintah membagi program bantuan untuk rakyat miskin ini kedalam 4 klaster,klaster pertama merupakan program bantuan dan perlindungan sosial diantaranya berwujud beras murah untuk masyarakat ekonomi tidak mampu(RASKIN),program keluarga harapan,bantuan operasional sekolah,dan jaminan kesehatan masyarakat atau JAMKESMAS. Klaster kedua,melalui program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri,jelasnya. Klaster ketiga,melalui kredit usaha rakyat untuk klaster keempat,yang mulai efektif pada 2012 dan dilaksanakan secara bertahap meliputi sejumlah program yaitu,rumah murah,kendaraan angkutan umum murah,air bersih untuk rakyat,listrik murah,peningkatan kehidupan nelayan,dan peningkatan kehidupan masyarakat miskin perkotaan,melalui 4 klaster itu kita berharap kebijakan ini dapat menjadi langkah trobosan yang secara fundamental.
            Peran pemerintah dapat menciptakan kestabilan pasar baik dalam bentuk produksi dan distribusi contohnya dalam setiap produksi,pemerintah menentukan standar nasional indonesia bagi setiap barang yang diproduksi,pemerintah sebagai pemerataan bagi setiap harga yang ada dipasar dan bagaimanapun juga pemerintah dapat mensejahterakan rakyat secara merata,tetapi pada kenyataannya pada masa sekarang pemerintah belum maksimal dalam melaksanakan sistem yang telah dibuat.
             Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan tidak hanya terdapat pada peningkatan ilmu pengetahuan namun menyangkut seluruh aspek kehidupan yaitu,sandan pangan dan papan serta keamanan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mewujudkan tujuan tersebut,diantaranya dengan memberikan bantuan modal berupa modal usaha,beasiswa,bantuan perumahan,bantuan alat-alat perikanan pertanian serta bantuan langsung tunai(BLT).
              Berbagai program dan kegiatan pembangunan telah diberikan pemerintah agar seluruh rakyat indonesia dapat hidup sejahterah.namun kenyataannya sampai saat ini masih banyak rakyat indonesia yang masih berada dibawah garis kemiskinan .Fakta dilapangan menunjukkan masih banyak dari mereka yang mendapatkan program bantuan pemerintah namun bantuan itu tidak dapat merubah nasibnya,bahkan tidah digunakan semestinya.Disinilah juga salah satu peran penting dari ilmu pengetahuan dalam memajukan kesejahteraan rakyat,bagaimana kita harus berpikir rasional untuk menggunakan bantuan dari pemerintah dengan semestinya.
          Dalam pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan NKRI adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,sejalan dengan pembukaan UUD,badan tubuh konstitusi diantaranya pasal 20,pasal 21,pasal 28c ayat (1),pasal 31 dan pasal 32.juga mengamanatkan bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional untuk meningkatkan kemauan dan ketakwaan kepada tuhan yang Maha Esa serta akhlak maka dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan UU.Sistem pendidikan nasional tersebut harus mampu menjamin pemerataan pendidikan,peningkatan mutu serta relevansi dan efisien manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal,nasional,dan global.untuk itu perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencanaterarah,dan berkesinambungan.
        Sebagai contoh Peran Ilmu pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan adalah sebagai berikut :
a. Penyediaan pangan
Perkembangan IPTEK dalam bidang pangan dimungkinkan karena adanya pendidikan, penelitian dan pengembangan di bidang pertanian terutama dalam peningkatan produktivitas melalui penerapan varitas unggul, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, pola tanaman dan pengairan. Namun di sisi lain perkembangan tersebut berdampak fatal, misalkan saja penggunaan pestisida dalam pemberantasan hama ternyata dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia.
b. Penyediaan Sandang
• Pada awalnya bahan sandang dihasil\\kan dari serat alam seperti kapas, sutra, woll dan lain-lain
• Perkembangan teknologi matrial polimer menghasilkan berbagai serat sintetis sebagai bahan sandang seperti rayon, polyester, nilon, dakron, tetoron dan sebagainya
• Kulit sintetik juga dapat dibuat dari polimer termoplastik sebagai bahan sepatu, tas dan lain-lain
• Teknologi pewarnaan juga berkembang seperti penggunaan zat azo dan sebagainya.
c. Penyediaan Papan
• Teknologi papan bersangkut paut dengan penyediaan lahan dan bidang perencanaan seperti city planning, kota satelit, kawasan pemukiman dan sebagainya yang berkaitan dengan perkembangan penduduk
• Awalnya bahan pokok untuk papan adalah kayu selanjutnya dikembangkan teknologi matrial untuk mengatasi kekurangan kayu
• Untuk mengatasi kekurangan akan lahan dikembangkan teknologi gedung bertingkat, pembentukan pulau-pulau baru, bahkan tidak menutup kemungkinan pemukiman ruang angkasa.
• Penemuan obat-obatan seperti anti biotik, vaksin dan lain-lain
• Penemuan radio aktif untuk mendeteksi penyakit secara tepat seperti  tumor dan lain-lain
• Penelitian tentang kuman-kuman penyakit dan lain-lain.
e. Penyediaan Energi
• Kebutuhan akan energi
• Sumber-sumber energi
• Sumber energi konvensional tak dapat diperbaharui
• Sumber energi pengganti yang tak habis pakai


2.      Pengembangan dan penerapan teknologi
                Pada jaman modern sekarang ini, banyak manusia yang membutuhkan suatu alat bantu praktis, untuk mempermudah manusia melakukan berbagai kegiatannya. Teknologi mempunyai peranan yang sangat penting untuk menunjang kemudahan itu. Dalam perekonomian suatu negara jarak dan waktu bukanlah sebuah masalah lagi, banyak berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.
Perekonomian suatu negara dapat dilihat dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dinegara tersebut. Semakin tinggi perkembangan teknologi informasi maka semakin tinggi pula pertumbuhan ekonomi negara tersebut.
Contoh :kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi.Produktivitas industri semakin meningkat Investasi dan reinvestasi yang berlangsunng secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi.
Persaingan daam dunia kerja, menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.  Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan, kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja mengalami perubahan yang sangat cepat. Akibatnya pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasi pengetahuan dan skill sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja yang berubah.
Contoh penerapan dalam teknologi
Teknologi informasi turut mewarnai dunia perbankan, saat sekarang ini telah banyak pelaku ekonomi khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam melakukan sebuah transaksi dalam sebuah pembayaran, tetapi mereka telah memanfaatkan sebuah layanan perbankan modern. Layanan perbankan modern.
Seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada ATM di tempat tersebut. ini terjadi karena pengembangan teknologi yang sangat canggih sehingga seorang nasabah tersebut dapat melakukan kegiatan mengecek saldo dan mentrasfer uang kerekening yang lain hanya dengan hitungan menit semua transaksi dapat dilakukan.
Hal ini dapat terjadi dengan mudah karena perkembangan ilmu teknologi yang ada, sehingga memudahkan manusia untuk melakukan atau melaksanakan suatu pekerjaan yang berhubungan dengan suatu negara.

3. Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan
Pembangunan  berwawasan lingkungan haruslah berorientasi pada kebutuhan pokok hidup manusia, pemerataan sosial, peningkatan kualitas hidup, serta pembangunan yang berkesinambungan. Jadi, pembangunan harus mengandung makna perkembangan dan perbaikan kualitas hidup masyarakat melalui keadilan. Untuk mencapainya maka visi pembangunannya adalah tercapainya peningkatan kualitas hidup seluruh masyarakat melalui: pengembangan kecerdasan, pengembangan teknologi, keterampilan dan moral pembangunan sumber daya manusia yang tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta seni untuk mengelola sumber daya alam secara bijaksana dan berkesinambungan.
pembangunan berwawasan lingkungan adalah pembangunan berkelanjutan yang mengoptimalkan manfaat sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan cara menserasikan aktivitas manusia dengan kemampuan sumber daya alam untuk menopangnya.

Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan hasil kesepakatan dari KTT bumi di Rio De Jeniro tahun 1992
1.    dilakukan dengan perencanaan yang matang dengan mengetahui dan memahami kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki dan yang mungkin timbul di belakang hari;
2.    memerhatikan daya dukung lingkungan sehingga dapat mendukung kesinambungan pembangunan;
3.    meminimalisasi dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan; serta
4.    melibatkan partisipasi warga masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan.
Dari uraian di atas, maka terdapat 5 prinsip bembanguan berkelanjutan /berwawasan lingkungan, yaitu:
1)    Prinsip keadilan antar generasi.
2)    Prinsip keadilan dalam generasi.
3)    Prinsip pencegahan dini.
4)    Prinsip perlindungan keanekaragaman hayati.
Konsep dan criteria pembangunan berkelanjutan
 1.      Konsep kesinambungan sumber-sumber dan produksi
            -   Memiliki criteria yaitu :
a.      Efisiensi
b.      Keutuhan Etiologi / Ekosistem
c.       Keadilan
2.      Konsep kesinambungan budaya dan kesinambungan dalam budaya
   Memiliki criteria yaitu :
a.      Komunitas
b.      Keutuhan budaya
c.       Integrasi / keseimbangan
3.      Konsep pandangan pembangunan berkualitas
   Memiliki criteria yaitu :
a.      Pemandangan sebagai relasasi kemampuan

         Pembangunan berkelanjuan tidak saja berkonsentrasi pada isu-isu lingkungan. Lebih luas daripada itu, pembangunan berkelanjutan mencakup tiga lingkup kebijakan: pembangunan ekonomi, pembangunan sosial dan perlindungan lingkungan. Jadi konsep pembangunan berkelanjutan sangat penting untuk diterapkan.

TUGAS RANGKUMAN MATERI SEMESTER1. MATKUL BAHASA INGGRIS 2 . 1EA22 .


RANGKUMAN MATERI BAHASA INGGRIS SEMESTER 1

I.                Part Of Speech

1.      Pronoun (Kata ganti)
Part of speech ini berfungsi untuk menggantikan kata benda baik orang maupun sesuatu. Perhatikan table pronoun (kata ganti berikut ini). Silakan baca artikel tentang pronoun dan fungsinya untuk penjelasan lebih lengkap.
2.     Adjective (Kata sifat)
Part of speech ini berfungsi untuk menjelaskan kata benda. Contoh adjective : Sad, happy, beautiful, crazy, patient, polite, handsome, etc.
Contoh kalimat:
·       She is happy
·       I have a funny cat.
·       That is a wonderful idea.
3.      Nouns (Kata benda)
Part of speech ini berfungsi untuk menamai orang, hewan, tempat, benda, etc.
Contoh noun: car, police, teacher, sky, etc.
Dalam bahasa Inggris, kata benda dikelompokkan menjadi beberapa macam, silakan baca artikel pengertian dan macam kata bendadalam bahasa Inggris.
4.      Conjunction (Kata Penghubung)
Part of speech ini berfungsi untuk menhubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa atau kalimat dengan kalimat. Contoh conjunction: and, yet, but, before, after, therefore, otherwise etc. Silakan baca artikel tentang conjunction disini: pengertian conjunction, arti an fungsinya untuk penjelasan yang lebih lengkap.
Contoh kalimat:
·       She had gone home before I met her last night.
·       They will come to my house and his house to have a meal.
5.     Adverb (Kata keterangan)
Part of speech ini berfungsi untuk menjelaskan kata kerja (verb), kata sifat (adjective), atau menjelaskan adverb lainnya. ada 7 macam adverb, adverb of time, place, manner, degree, frequency, modality, dan focus.
Contoh adverb: now (time), seriously (manner), there (place), always (frequency)
Contoh kalimatnya:
·       I want to visit her now.
·       She is studying English seriously.
6.     Verb (Kata kerja)
Part of speech ini berfungsi untuk menyatakan tindakan, yang menghasilkan suatu aktivitas. Contoh verb: bring, play, increase, improve, drive, etc.
Contoh kalimat:
·       I drive a car very slowly
·       We need to improve out speaking skill.
7.     Interjection (Kata seru)
Part of speech adalah ucapan pendek (kata seru) yang berfungsi untuk menyampaikan sebuah emosi, sapaan etc. Contohnya: Hi!, Hello!, alas!, ouch!
Contoh kalimat:
·       Ouch! It hurts, you know!!
·       Hello, My name is Dhila.
8.     Preposition (Kata depan)
Part of speech ini biasanya dirangkai bersama dengan noun atau pronoun untuk membentuk sebuah phrase yang menjelaskan verb, noun, dan adjective. Silakan baca artikel kami: pengertian dan macam prepositionuntuk penjelasan yang lebih lengkap. Contoh preposition: in, at, on, for, above, under etc.
Contoh kalimat:
·       My cat sleeps under the tree.
·       She put the book on the table.

II.              Singular and Plural

Jika suatu benda (thing) tersebut berjumlah hanya satu (tunggal), maka benda tersebut adalah singular (tunggal). Dan jika jumlahnya lebih dari satu (banyak), maka benda tersebut adalah plural (jamak).
Dalam kasus ini, bentuk singular and plural sering digunakan pada nouns (kata benda) untuk menunjukkan apakah kata benda tersebut jumlahnya tunggal atau jamak.
Biasanya pada kata benda (nouns), untuk menandakan atau menunjukkan bahwa kata benda tersebut jamak, kita cukup menambahkan akhiran “–s/-es” diakhir katanya. Tetapi ada beberapa yang tidak menggunakan akhiran “–s/-es”.
Untuk menandakan bentuk singular, kita perlu menambakan artikel “-a/ -an” sebelum kata bendanya (nouns). Contohnya:
·       An apple = 1 apel/ sebuah apel.
(menggunakan “an” karena kata benda “apple” diawali dengan huruf vokal “a”)
·       A table = 1 meja/ sebuah meja.
(menggunakan “a” karena kata benda “table” diawali dengan huruf konsonan “t”)
CATATAN:
Sedangkan untuk subject:
·       I, He, She, It = Singular (Tunggal).
·       You, They, We = Plural (Jamak)
Untuk subject "YOU" bisa tunggal / jamak (kamu 1 orang / lebih). Sedangkan subject "THEY" yang memiliki arti mereka, bisa digunakan untuk mewakili benda/ binatang yang berjumlah lebih dari 1 (jamak).
Contoh Kalimat Singular (Tunggal):
·       He is a student in the Gunadarma University.
(Artinya: Dia adalah siswa di Universitas Gunadarma)
·       My class is beautiful.
(Artinya: Kelas saya indah)
Contoh Kalimat Plural (Jamak):
·       The Dean meets her students in front of the office.
(Artinya: Dekan bertemu dengan siswa-siswanya di depan kantor)
·       My rooms are rented for three months.
(Artinya: Kamar-kamar saya disewakan selama 3 bulan)

III.            Active and Passive Voice

Kalimat aktif (active voice) adalah kalimat dimana subject-nya melakukan pekerjaan, sebaliknya, kalimat pasif (passive voice) adalah kalimat dimana subject-nya dikenai pekerjaan oleh object kalimat.

Contoh

·       Active : Mary   helped   the boy.
S          V         O
·       Passive : The boy    was helped    by Mary.
S                      V       
                  Dari contoh tersebut dapat kita lihat bahwa:
      Object dari active voice (the boy) menjadi subject dari passive voice.
      Subject dari active voice (Mary) menjadi object dari passive voice.
      Verb “helped” pada active voice menjadi “was helped” pada passive voice.
Form of the passive : be + past participle
(be yang digunakan adalah tergantung pada subject passive voice dan tenses yang        digunakan).
Ø  Change the Active into Passive

1.     Simple Present
Active : Novita helps the boy
Passive : The boy is helped by Novita
2.     Present Progressive
Active : Riska is helping Afyfa.
Passive : Afyfa is being helped by Riska

3.     Present Perfect
Active : Aulia has forgot her old friend.
Passive : Her old friend has been forgotten by Aulia.
4.     Simple Past
Active : Adianto helped the brother.
Passive : The brother was helped by Adianto.
5.     Past Progressive
Active : Indah was giving a chocolate to Jehan
Passive : A chocolate was being given by Indah to Jehan.
6.     Past Perfect
Active : Dony had helped Falikh.
Passive : Falikh had been helped by Dony.
7.     Simple Future
Active : Anita will draw a butterfly.
Passive : A butterfly will be drawn by Anita.
8.     Be going to
Active : Puja is going to buy a pen.
Passive : A pen is going to be bought by Puja.
9.     Future perfect
Active : Leni will have wrote a letter.
Passive : A letter will have been written by Leni.

Ø  Change the Passive into Active

1.     Passive : The floor is swept by me.
Active : I sweep the floor.
2.     Passive : My book was taken by Erlang last week.
Active : Erlang took my book last week.
3.     Passive : My wallet was stolen by the thief yesterday.
Active : The thief steal my wallet yesterday.
4.     Passive : Naturally, trees are used to build damn by the beavers.
Active : Naturally, the beavers use trees to build damn.
5.     Passive : The medical insurance forms must be sent by the patients.
Active : The patients must send the medical insurance forms.
6.     Passive : The employees’ request for a rise in salary was ignored by the supervisor.
Active : The supervisor ignored the employees’ request for a rise in salary.
7.     Passive : Easy loans are provided by the World Bank for the economic development.
Active : The World Bank provides easy loans for the economic development.


IV.            Irregular Verb

Irregular verbs merupakan kata kerja yang tidak beraturan. pemakaian kata kerja ini berdasarkan waktu yang digunakan. kata kerja tersebut dibagi menjadi tiga bentuk,yaitu bi, pt, dan ps.pt yang dalam buku sering mendevinisikan dengan V1, V2,V3.
Berikut merupakan daftar dari verb tersebut :
No                          Infinitive           Past form                 Past participle
                                  (V1)                    (V2)                            (V3)
1.                            arise                      arose                         arisen
2.                            awake                   awoke                       awoken
3.                            be                          was/were                  been
4.                            bear                       bore                          borne/b0rn
5.                            beat                       beat                           beaten
6.                            become                 became                     become
7.                            begin                     began                       begun
8.                            beset                      beset                        beset
9.                            bet                         bet/betted                 bet/betted
10.                          bid                         bid/bade                   bid/bidden       
11.                          bend                      bent                          bent
12.                          beseech                 besought                   besought
13.                          bind                       bound                       bound 
14.                          bite                        bit                             bitten
15.                          bleed                     bled                           bled
16.                          blow                      blew                          blown
17.                          break                     broke                        broken
18.                          breed                     bred                          bred
19.                          bring                      brought                    brought
20.                          broadcast               broadcast                 broadcast
21.                          build                      built                         built
22.                          burn                       burned                     burned
23.                          burst                      burst                        burst
24 .                         buy                        bought                    bought
25.                          cast                       cast                           cast
26.                          catch                     caught                     caught
27.                          choose                  chose                       chosen
28.                          cling                     clung                        clung   
29.                          come                    came                        come
30.                          cost                       cost                          cost
31.                          creep                     crept                       crept
32.                          cut                         cut                           cut
33.                          deal                       dealt                        dealt
34.                          dig                         dug                          dug
35.                          do                          did                          done
36.                          draw                      drew                      drawen
37.                          dream                    dreamt                   dreamt
38.                          drink                      drank                     drunk
39.                          drive                      drove                      driven
40.                          dwell                     dwelt                       dwelt
41.                          eat                          ate                           eaten

V.              Underline the Subject and Verb in each sentence

Contoh :

1.     Someone   invited  me to a party.
     S                V       
2.     The teacher   is giving  a test in the next room right now.
       S                  V
3.     Rico   will announce  the news tomorrow.
   S               V
4.     The government   requires  international students to have visas.
          S                      V
5.     People   speak  Arabic in many countries.   
    S           V 

VI.            Preposition
Subject + verb                             Preposition                             Noun
The pen is                                                 on                                the table
He lives                                                     in                                 england
Henry is looking                                       for                               you
The newspaper is                                      under                           your green book
Pascal is used                                           to                                 english
She                                                            to                                 working
We ate                                                       before                          coming





Preposition           use                              Example
During (selama)   while in                       During the movie, During the flight
During my stay
For (untuk)                                              for two days, for an hour
From/to                                                    From Saturday to Monday, From 5 to 9
Between               the time period from  Between 1986 and 2012
                                                one to another             Between Saturday and Monday
Until/till               before a certain time  Until/till Sunday 5 o’clock
By                        at the least                  by Tuesday, By next mounth,
 by tomorrow
Contoh kalimat preposition :
1.     Febriandi goes to school by motorcycle
2.     Aulia read novel at library
3.     I am usually Fajr prayer at five o’clock
4.     I am go to village between eid mubarok and eid adha
5.     I am ablution before read al’quran
6.     My family will to stay in puncak for three days
7.     We ate popcorn during watch the movie
8.     My friend will go to puncak from Wednesday to Friday
9.     My book on the bed
10.  I learn english from four o;clock until five o’clock

VII.         Degree of Comparison
Degree of comparison adalah bentuk adjective atau adverb yang menyatakan perbandingan. Ada tiga degree of comparison, yaitu: positive, comparative, dan superlative degree.
Positive                             Comparative                                       Superlative
Good                                      Better                                                  Best
Hot                                         Hotter                                                  Hottest
Sharp                                      Sharper                                               Sharpest
Tall                                         Taller                                                  Tallest
Short                                       Shorter                                                Shortest
Large                                       Larger                                                 Largest
High                                        Higher                                                 Highest
Old                                          Older                                                   Oldest
Young                                     Younger                                              Youngest
Long                                        Longer                                                 Longest
                                                                                         
Positive                                 Comparative                                      Superlative

Honest                                     More honest                                      Most honest
Beautiful                                  More beautiful                                  Most beautiful
Popular                                    More popular                                    Most popular
Reliable                                   More realiable                                   Most realiable
Useful                                      More useful                                      Most useful
Playful                                     More playful                                     Most playful
Intelligent                                 More intelligent                               Most intelligent
Athletic                                    More athletic                                    Most athletic
Interesting                               More interesting                               Most interesting
Difficult                                    More difficult                                  Most difficult

Ø     Comparative degree
Digunakan untuk membandingkan dua hal. Kebanyakannya adjective atau adverb satu suku kata ditambahkan akhiran -er, sedangkan dua suku kata atau lebih diawali dengan kata more. Khusus untuk dua suku kata adjective dengan akhiran -y, akhiran tersebut dihilangkan lalu ditambahkan -ier. Ketika berada di dalam kalimat, degree of comparison ini biasanya ditemani kata than.

Contoh :
·       Your body is bigger than me.
·       Anna is younger than David.
·       Chester is older than me.
·       My handphone is more expensive than yours.
·       His brother is more interesting than him.

Ø     Superlative degree
Berfungsi untuk membandingankan tiga atau lebih hal. Mayoritas satu suku katanya ditambahkan akhiran -est, sedangkan lebih dari satu suku kata diawali dengan kata most. Adapun untuk dua suku kata adjective dengan akhiran -y, akhiran tersebut dihilangkan lalu ditambahkan -iest. Ketika berada di dalam kalimat, superlative degree diawali dengan kata the.

Contoh :
·       Agnes Monica is the best singer of the year.
·       He is the tallest boy in my family.
·       Maryati is the most honest person i’ve ever met.
·       Jakarta is the hottest city in Indonesia.
·       The most difficult thing for student is study hard for the exam.


Ø     Make sentences by using Degree of Comparison about the country (Italy, Egypt, Japan, North Korea, and USA)

Comparative:
·       Sphinx statue is more beautiful than Liberty statue.
·       Spaghetti is more delicious than Sushi.
·       Pisa tower is bigger than Monas.
·       The weather in North Korea is hotter than the weather in Japan
·       Pyramid is larger than Sphinx.

Superlative:
·       Kimono is the most beautiful traditional dress.
·       Sahara desert is the hottest desert in Egypt.
·       Pizza is the most popular food in Italy
·       Liberty  is the highest statue in the USA
·       Barack Obama is the most important person in USA.

VIII.       Conditional Sentences

1)     Conditional 1                   
Þ              True in the present / future
·       If + simple present, simple present
Ex:
-        If I don’t eat breakfast, I always get hungry during the class
·       If + simple present, simple future
Ex :
-         If I don’t eat breakfast tomorrow morning, I will get hungry
during the class
2)     Conditional 2
Þ         Untrue in the present / future
·       If + simple past, would / could / might + simple form
                 Ex:         
-        If he were here right now, he would help us.
-        If I had a boyfriend, he would stay with me right now




3)     Conditional 3
Þ         Untrue in the past
·       If + past perfect, would have + verb 3
                 Ex:                     
-        If they had studied, they would have passed the exam.
-        If we had gone by motorcycle to that place, we would have gotten  there faster.

IX.            Adjective Clauses
1.     Who, whom, that = people
-        I saw the man. He clossed the door.
I saw the man who clossed the door.
-        The man was Mr. Jones. I saw him.
The man who I saw was Mr. Jones.
2.     Which, that = thing
-        The book is mine. It is on the table.
The book which is on the table is mine.
The book that is on the table is mine.
3.      Whose = prossesion
-        I know the man. His bicycle was stolen.
I know the man whose bicycle was stolen.
4.     Where, which (in), that (in) = a place
-        The building is very old. He lives there.
The building where he lives is very old.
The building in which he lives is very old.
The building that he lives in is very old.
5.      When, that, which (on) = time
-        I'll never forget the day. I met you then.
 I'll never forget the day when i met you.
 I'll never forget the day on which i met you.
 I'll never forget the day that i met you.

Materi Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan "Pengertian, Tujuan, Landasan Hukum PKN dan Filsafat Pancasila"

Pendidikan kewarganegaraan Pertemuan 2 - 1

Materi Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan "Pengertian, Tujuan, Landasan Hukum PKN dan Filsafat Pancasila" Pertemuan 2 | Universitas Moch. Sroedji Jember | Catatan Hasil Kuliah : Jika pada artikel sebelumnya saya membagikan bahasan mengenai Materi Kuliah PKN "Menumbuhkan Rasa Cinta Pada Negara", lengkap saya tuliskan tentang pendapat saya juga mengenai Rasa Cinta Tanah Air, Kali ini bahasan Saya mengenai Pengertian PKN, Tujuan PKN dan Landasan Hukum PKN Serta Filosofi Pancasila, kebetulan ini materi kuliah saya pada pertemuan kedua, saya akan bagikan kepada anda, beserta pendapat saya tentang bahasan tersebut. anda bisa ikuti bahasan saya sebelumnya disini tentang Materi Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Semester 1 "Menumbuhkan Rasa Cinta Pada Negara". nah di klik saja nanti anda ikuti materi perkuliahan yang saya rangkum ini, catatan ini saya memang khususkan untuk teman-teman saya yang juga menempuh kuliah, atau nantinya untuk adik kelas, dan juga mahasiswa-mahasiswa yang lain. 


A. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)

Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Bahasa
Pendidikan Kewarganegaraan Berasal dari Istilah "Civic Educations" yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia Menjadi Pendidikan Kewargaan/ Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Kewarganegaraan sendiri awalnya pada era Orde Baru terkenal dengan "DIKWIR" Pendidikan Kewiraan namun setelah jatuhnya rezim Orde Baru dirubahlah istilah DIKWIR ini menjadi Pendidikan Kewarganegaraan, karna DIKWIR itu sendiri terdapat unsur Militerisme/ Militerisasi/ Penghijauan.

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah 
Pendidikan Kewarganegaraan adalah mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warga negara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warga negara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Para Ahli.

1. Menurut Zamroni (Tim ICCE, 2005:7)
Pendidikan kewarganegaraaan adalah: “Pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mempersiapkan warga masyarakat berpikir kritis dan bertindak demokratis, melalui aktivitas menanamkan kesadaran kepada generasi baru, bahwa demokrasi adalah bentuk kehidupan masyarakat yang paling menjamin hak-hak warga masyarakat”. 

2. Menurut Azis Wahab (Cholisin, 2000:18)
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) merupakan media pengajaran yang meng-Indonesiakan para siswa secara sadar, cerdas, dan penuh tanggung jawab. Karena itu, program PKn memuat konsep-konsep umum ketatanegaraan, politik dan hukum negara, serta teori umum yang lain yang cocok dengan target tersebut 

3. Pendapat lain, (Somantri, 2001: 154)
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan usaha untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antar warga negara dengan negara serta pendidikan pendahuluan bela negara menjadi warga negara agar dapat diandalkan oleh bangsa dan negara.

4. Merphin Panjaitan
Pendidikan kewarganegaraan merupakan pendidikan demokrasi. Tujuannya untuk mendidik generasi muda menjadi warga negara yang berjiwa demokratis dan partisipatif lewat pendidikan yang bersifat dialogial.

5. Soedijarto 
Pendidikan Kewarganegaraan itu merupakan pendidikan politik yang memiliki tujuan membantu peserta didik untuk dapat jadi warga negara yang dewasa secara politik dan dapat ikut serta membangun sistem perpolitikan yang bersifat demokratis.

6. Azyumardi Azra 
Pendidikan Kewarganegaraan mengkaji dan membahas tentang pemerintahan, konstitusi, lembaga-lembaga demokrasi, rule of law, hak dan kewajiban negara serta demokrasi. Secara sustantif, pendidikan kewarganegaraan juga membangun kesiapan menjadi warga dunia.

7. Henry Rendall Waite 
Pendidikan kewarganegaraan membicarakan hubungan manusia dengan manusia dalam perkumpulan-perkumpulan yang terorganisasi (sosial, ekonomi, politik) dan antara individu-individu dengan negara.

Dari pengertian diatas bisa kita tarik kesimpulan bahwa pendidikan kewarganegaraan ini salah satu materi pembelajaran disemua tingkat pendidikan baik dasar maupun sekolah tinggi yang memiliki Landasan Hukum, tujuannya untuk membentuk para generasi bangsa agar memiliki sifat Nasionalisme yang tinggi, memahami arti Bela Negara, memahami asal usul bangsanya, dan juga memiliki moril yang tinggi sesuai dengan norma-norma yang berlaku di indonesia, serta memiliki toleransi yang tinggi. 
Pendidikan kewarganegaraan Pertemuan 2 - 2

B. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Tujuan dari Pendidikan Kewarganegaraan atau PKn ini sudah pernah saya tuliskan pada artikel saya sebelumnya namun saya akan tetap bahas di artikel ini, dengan mengetahui tujuan dari pendidikan kewarganegaraan ini, kita diharapkan untuk lebih memahami apa maksud dari pendidikan kewarganegaraan. pentingnya pendidikan kewarganegaraan ini untuk kita terapkan di dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan bermasyarakat dan juga kehidupan sebagai warga negara. berikut 3 Tujuan dari pendidikan kewarganegaraan :
  1. Membentuk Mahasiswa/ Masyarakat yang Cinta Terhadap Tanah Air(Nasionalisme).
  2. Membentuk Mahasiswa/ Masyarakat yang Sadar Akan Arti Bela Negara.
  3. Membentuk Mahasiswa/ Masyarakat Yang Peka Terhadap Masalah Nasional.

C. Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan

Mengapa semua Mahasiswa, ataupun Siswa itu harus mendapatkan materi kuliah yang satu ini? jawabannya yaitu agar siswa tersebut tumbuh rasa akan "Arti Bela Negara" dan juga mengetahu apa saja Fondasi dari negeri ini, dan sikap-sikap yang perlu diterapkan sebagai warga negara yang baik. Pendidikan Kewarganegaraan ini merupakan salah satu materi yang memiliki Landasan Hukum/ Payung Hukum yang jelas, ada beberapa Landasan Hukum terkait dengan pendidikan kewarganegaraan ini. Landasan Hukum itu sendiri merupakan semua hal yang berkaitan dengan peraturan perundang-undangan yang harus dijalankan oleh setiap warga negara. berikut 5 Landasan Hukum dari Pendidikan Kewarganegaraan.
Pendidikan kewarganegaraan Pertemuan 2 - 3

Landasan Hukum :

  1. UUD 1945
    • Pembukaan Alinea Kedua dan Keempat yang memuat cita-cita dan aspirasi bangsa Indonesia tentang kemerdekaan.
    • Pasal 27 (1) tentang Kesamaan Kedudukan dalam Hukum
    • Pasal 30 (1) tentang Bela Negara
    • Pasal 31 (1) tentang Hak Mendapat Pengajaran
  2. Tap MPR No. II/MPR/1999 tentang (GBHN) Garis Besar Haluan Negara (berisikan apa saja hal-hal yang harus dan tidak harus dikerjakan oleh Pemerintah, jadi GBHN ini merupakan salah satu landasan hukum dari pemerintah)
  3. Undang-Undang No. 20/Tahun 1982 tentang Undang Undang Pokok
    Pertahanan Keamanan (HanKam)
     Negara Republik Indonesia (Jo. No. 1 Tahun 1988).
  4. Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 tentang (SisDikNas) Sistim Pendidikan Nasional.
  5. SK Dirjen DikTi (Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi) tentang Pelaksanaan PKN di perguran tinggi.
    • Keputusan DIRJEN Pendidikan Tinggi No. 267/DIKTI/KEP/2000 tentang
      Penyempurnaan Kurikulum Inti Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK)
      Pendidikan Kewarga­negaraan pada Perguruan Tinggi di Indonesia.
    • Keputusan Dirjen Dikti No. 38/Dikti/2002 tentang Rambu-rambu Pelaksanaan
      Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi
    • Keputusan Dirjen Dikti No. 43/Dikti/2006 tentang Rambu-rambu Pelaksanaan
      Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi

D. Filsafat Pancasila 

Filsafat berasal dari bahasa Yunani yaitu Pilosopia yang merupakan gabungan dari kata Philos yang berarti mencintai dan Sophia yang berarti kebijakan. Filsafat atau Philoshopia dapat kita artikan sebagai kebijaksanaan atau mencintai sebuah kebenaran. Memahami Filsafat Pancasila adalah kewajiban bagi setiap warga negara, agar dapat memahami makna dari Pancasila, menjadi sebuah negara yang berhasil mengaplikasikan pedoman dan dasar negaranya dengan baik. sedangkan Pancasila merupakan Sebuah Pilar atau pedoman dasar negara yang menggambarkan Cita-cita serta tata bernegara, isi dari pancasila ialah inti dari tujuan terbentuknya negara indonesia, isi dari pancasila ini saling berkaitan dan memilik kesinambungan yang berarti.
Pendidikan kewarganegaraan Pertemuan 2 - 4

Filsafat merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang mencari sebuah kebenaran, kebenaran dari sesuatu, Filsafat hampir mirip dengan ilmu Hakikat dalam Agama. Filsafat Pancasila juga bisa diartikan sebagai tuntunan norma-norma didalam kehidupan dan sebagai pedoman setiap warga negara berdasarkan konsep hidup manusia dan etika yang berubah seiring waktu. Ilmu Hakikat jika dibandingkan dengan Filsafat Pancasila masih lebih dalam pembahasan Hakikat, Filsafat Pancasila ini mencakup kebenaran sesuai dengan norma-norma bukan kepada kebenaran di dalam Agama seperti yang terdapat dalam ilmu Hakikat. Orang yang menguasai ilmu filsafat ini disebut sebagai Filsof dan hasil dari ilmu filsafat ini berupa filosofi. nah berikut beberapa landasan dari filsafat 

Macam-macam Kebenaran dalam Filsafat Pancasila
  1. Kebenaran yang dibatasi waktu dan tempat.
    • Kebenaran yang dibatasi waktu dan tempat ini adalah kebenaran yang cepat sekali mengalami perubahan, "benar dijaman dulu belum tentu benar dimasa sekarang, benar dimasa yang sekarang juga belum tentu benar dimasa yang akan datang" contohnya : mode, fashion dll.
  2. Hakiki (Kebenaran dalam Agama)
    • Kebenaran Hakiki ini adalah kebenaran yang mutlak yang datangnya dari Tuhan, yang tertera di dalam Ajaran Agama. yang tidak dapat berubah-ubah.

Filsafat ini merupakan Induk dari semua jenis Ilmu pengetahuan, karnanya Ilmu filsafat ini dibagi dalam beberapa macam, ilmu filsafat ini dibagi dalam 3 bidang, dalam 3 bidang tersebut akan dibagi lagi menjadi ilmu - ilmu pengetahuan yang sifatnya Spesialis. berikut macam-macam dari pengembangan ilmu filsafat.
  1. Filsafat Alam 
    • Filsafat Alam ini menghasilkan ilmu-ilmu Eksakta seperti : kimia, fisika, matematika, biologi dan lain2.
  2. Filsafat Sosial
    • Filsafat Sosial ini menghasilkan Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan kegiatan sosial seperti : Sosiologi, antropologi, ekonomi, sejarah dll.
  3. Filsafat Agama
    • Filsafat Agama atau yang disebut juga dengan Humaniora ini menghasilkan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Agama.
nah itu tadi hasil dari pembelajaran pada pertemuan ke dua yang saya pelajari dan juga saya tambahkan, semoa apa yang saya bagikan ini bermanfaat buat teman-teman semuanya. saya sangat suka berbagi, jadi tidak ada salahnya jika teman-teman juga membagikan apa yang saya bagikan ini.

Deret
Picture
Definisi

Deret disebut konvergen apabila untuk ∑ > 0, kita dapatkan N > 0 dan untuk n > N akan dipenuhi IS – S0I < ∑

Sifat – sifat konvergen deret

1.       Bila deret konvergen, penghapusan sejumlah anggota deret tidak akan mengubah anggota deret

2.       Bila deret satu adalah konvergen, maka perkalian deret satu dengan sebuah bilangan konstan akan tetap konvergen

Konvergensi test D’alembert

U1 +U2 + U3 + U4+ ….Un

 

Test dari konvergen

·         L < 1 : konvergen

·         L > 1 : divergen

·         L = 1 : konvergen / divergen

   
   

vektor
Picture
Vektor dalam bidang (R2)

Vektor posisi adalah vektor yang berpangkat dari O(0,0)Analisis vektor adalah suatu pasangan berurutan dari Z

Missal: (1,2)
 (3,-1)               (x1,y1)                                     

 (0,-5)



                   


turunan
2.         f(x) = cos  x                                 f (b)     = cos 0 = 1

f'(x) = - sin  x                               f' (b)    = -sin 0 = 0

f"(x) = - cos  x                             f" (b)    = -cos 0 = -1

f"' (x) = sin x                                f"' (x)   = sin 0 = 0                 

f"" (x) = cos  x                             f"" (x)  = cos 0 = 1

f""' (x) = - sin  x                           f""' (x) = - sin  0 = 0

Hukum Gauss

Pada materi hukum Coulomb telah dipelajari gaya antar muatan listrik. Dalam ulasan mengenai medan listrik telah dibahas bentuk lain dari hukum Coulomb yang dinyatakan melalui persamaan F = q E, di mana F adalah gaya listrik, q adalah muatan listrik dan E adalah medan listrik. Dapat dikatakan bahwa hukum Coulomb merupakan hukum fisika yang menjelaskan hubungan antara muatan listrik (q) dengan medan listrik (E).
Hukum Gauss merupakan hukum fisika lainnya yang menjelaskan keterkaitan antara muatan listrik dengan medan listrik. Hukum Gauss dirumuskan oleh Carl Friedrich Gauss (1777-1855), fisikawan teoritis dan matematikawan berkebangsaan Jerman. Medan listrik yang ditimbulkan oleh satu atau beberapa muatan listrik dapat dihitung dengan mudah menggunakan hukum Coulomb, tetapi perhitungan menjadi lebih rumit jika yang ditentukan adalah medan listrik yang dihasilkan oleh suatu distribusi muatan listrik. Hukum Gauss menyediakan cara yang lebih mudah untuk menentukan medan listrik yang dihasilkan oleh suatu distribusi muatan listrik. Selain itu, jika diketahui medan listrik maka hukum Gauss dapat digunakan untuk menentukan distribusi muatan listrik yang menghasilkan medan listrik tersebut. Berikut ini diulas konsep dan rumus hukum Gauss.
Hukum Gauss 1Tinjau sebuah muatan listrik positif yang berada di pusat bola sebagaimana tampak pada gambar di samping. Apabila jari-jari bola adalah R maka kuat medan listrik yang dihasilkan muatan tersebut di seluruh permukaan bola adalah E = k Q / R2 dan luas permukaan bola adalah A = 4 π R2. Untuk memvisualisasikan medan listrik maka digambarkan garis-garis medan listrik tetapi pada gambar hanya diwakili empat garis medan listrik. Muatan listrik positif karenanya garis-garis medan listrik digambarkan keluar dari pusat bola di mana muatan listrik berada dan masing-masing garis medan listrik tegak lurus dengan permukaan bola yang dilewatinya. Semakin jauh dari muatan listrik, medan listrik semakin kecil sehingga jarak antara garis-garis medan listrik juga semakin jauh.
Fluks listrik yang menembus permukaan bola dihitung menggunakan rumus berikut :
Hukum Gauss 2
Keterangan : Φ = fluks listrik, Q = muatan listrik, k = 9 x 109 N m2/C2, εo (permitivitas ruang hampa) = 8,85 x 10-12 C2/N m2, π = 3,14. Berdasarkan persamaan ini disimpulkan fluks listrik (Φ) yang melewati suatu permukaan berbentuk bola, sebanding dengan jumlah muatan listrik (Q) di dalamnya dan tidak bergantung pada jari-jari bola (R).
Hukum Gauss 3Gambar di samping menunjukkan empat permukaan tertutup yang di dalamnya terdapat sebuah muatan listrik Q. Permukaan pertama berbentuk bola sedangkan permukaan lainnya mempunyai bentuk tak beraturan. Muatan listrik positif sehingga garis-garis medan listrik yang diwakili empat tanda panah digambarkan keluar dari muatan tersebut. Keempat garis medan listrik melewati permukaan berbentuk bola dan permukaan lainnya yang mempunyai bentuk tak beraturan. Pada ulasan mengenai fluks listrik dinyatakan bahwa fluks listrik merupakan garis-garis medan listrik yang menembus suatu luas permukaan tertentu. Garis medan listrik yang menembus keempat permukaan sama sehingga fluks listrik pada keempat permukaan mempunyai nilai yang sama. Fluks listrik yang menembus permukaan berbentuk bola setara dengan Φ = Q/εo , sehingga fluks listrik yang menembus permukaan lain yang bentuknya tak beraturan juga mempunyai nilai yang sama yakni Φ = Q/εo. Berdasarkan penjelasan ini dapat disimpulkan bahwa fluks listrik yang menembus suatu permukaan tertutup yang di dalamnya terdapat muatan listrik, tidak bergantung pada bentuk permukaan tersebut dan besarnya adalah Φ = 4 π k Q = Q/εo.
Hukum Gauss 4Gambar di samping menunjukkan dua muatan listrik yang berada di dalam permukaan tertutup. Muatan Q1 dan Q2 positif sehingga jika digambarkan maka masing-masing muatan mempunyai garis medan listrik yang menembus keluar dari dalam permukaan tersebut. Fluks listrik total adalah jumlah total garis-garis medan listrik yang menembus keluar dari permukaan tertutup. Karena garis-garis medan listrik dari muatan Q1 setara dengan fluks listrik senilai Φ = Q1dan garis-garis medan listrik dari muatan Q2 setara dengan fluks listrik senilai Φ = Q2o maka jumlah total garis-garis medan listrik sama dengan Q1o + Q2o = 1/εo (Q1 + Q2).
Berdasarkan penjelasan ini dapat disimpulkan bahwa fluks listrik total adalah 1/εo kali muatan listrik total dalam permukaan tertutup tersebut. Pernyataan ini merupakan hukum Gauss. Secara matematis :
Φtotal = 1/εo (Qtotal) ———- Persamaan hukum Gauss
Q total adalah jumlah total muatan listrik yang berada di dalam permukaan tertutup. Jika ada muatan listrik di luar permukaan tertutup maka muatan tersebut tidak diperhitungkan karena fluks listrik yang dihasilkannya bernilai nol. Fluks listriknya bernilai nol karena garis-garis medan listrik yang berasal dari muatan tersebut, menembus masuk ke dalam permukaan tertutup lalu keluar lagi sehingga resultan fluks bernilai nol. Permukaan tertutup pada hukum Gauss merupakan permukaan khayal yang dihadirkan untuk menghitung fluks listrik yang ditimbulkan oleh muatan listrik. Dengan kata lain, muatan-muatan listrik tidak harus berada di dalam suatu permukaan tertutup nyata. Hukum Gauss dapat digunakan untuk menentukan medan listrik jika distribusi muatan listrik diketahui atau dapat juga digunakan untuk menentukan distribusi muatan listrik apabila medan listrik diketahui. Penggunaan hukum Gauss untuk menyelesaikan berbagai soal dijelaskan dalam tulisan berjudul menentukan medan listrik menggunakan hukum Gauss.
Anda perlu masuk untuk melihat isi sepenuhnya. Silahkan . Bukan Member? Bergabung

WAWASAN KEILMUAN TEKHNOLOGI DAN LINGKUNGAN 1.  Peran kemajuan ilmu pengetahuan dalam meningkatkan Kesejahtraan rakyat       Tuntutan te...